Perbankan Dasar

adalah sebuah mata pelajaran yang membahas seputar sejarah perbankan, lembaga keuangan bank dan non bank serta kegiatan dalam perbankan.

Administrasi Pajak

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Komputer Akuntansi

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Admiistrasi Umum

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Produk Kreatif dan Kewirausahaan

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Ekonomi Bisnis

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Praktikum Akuntansi Perusahaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Praktikum Akuntansi Perusahaan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 Mei 2023

Laporan Keuangan Perusahaan Manufaktur

 

Jenis dan Contoh Laporan Keuangan Perusahaan Manufaktur

Setiap perusahaan membutuhkan laporan keuangan untuk kemajuan perusahaan. Tidak terkecuali untuk perusahaan manufaktur.

Dengan adanya laporan keuangan, pihak manajemen dapat melihat kondisi keuangan secara real yang nantinya memudahkan manajemen dalam pengambilan keputusan.

Pengertian Laporan Keuangan Perusahaan Manufaktur

Umumnya, laporan keuangan perusahaan terdiri dari

  • laporan neraca,

  • laporan laba rugi,

  • laporan arus kas,

  • laporan perubahan modal.

Perusahaan manufaktur adalah perusahaan yang kegiatan utamanya adalah sebagai pengelola bahan mentah atau bahan baku menjadi barang jadi, lalu kemudian barang jadi tersebut terjual.

Kegiatan semacam ini sering kita sebut dengan proses produksi. Adapun klasifikasi pada perusahaan manufaktur adalah sebagai berikut :

  • Persediaan bahan  baku,

  • Adanya persediaan dalam proses,

  • Persediaan barang jadi.

Karena bersinggungan dengan kegiatan produksi, maka dalam laporan keuangan perusahaan manufaktur terdapat istilah laporan harga pokok produksi.

Manfaat Laporan Keuangan Perusahaan Manufaktur

1.       Indikator Performa Perusahaan

Laporan keuangan juga berfungsi sebagai indikator performa perusahaan tersebut. Apalagi jika perusahaan tersebut adalah perusahaan publik, yang secara aktif menjual sebagian dari perusahaannya kepada masyarakat umum dalam bentuk saham.

2.       Sebagai Data Pembanding

Pendapatan yang didapat apakah ada peningkatan atau penurunan, serta marginnya apakah lebih besar atau lebih kecil. Selain itu perusahaan juga dapat menentukan strategi jangka panjang dan pendek.

Serta menentukan prioritas, agar keuntungan yang didapatkan meningkat. Apakah perusahaan perlu meningkatkan biaya riset ataukah membeli teknologi baru agar biaya produksi dan penggunaan material menjadi lebih rendah. Dapat dilihat melalui laporan keuangan.

3.       Monitor Kesehatan Keuangan Perusahaan

Laporan keuangan sebuah perusahaan dapat mengetahui performa kesehatan keuagan mereka. Kesehatan keuagan sebuah perusahaan sangat penting sebagai penyokong eksistensi perusahaan itu sendiri.

Memiliki keugan yang sehat akan memudahkan perusahaan mendapatkan dana pinjaman dan memiliki image yang bagus terutama untuk perusahaan public.

Jenis-Jenis Laporan Keuangan Perusahaan Manufaktur

Laporan Harga Pokok Produksi

laporan harga pokok produksi menjadi poin utama dalam perusahaan manufaktur, karena dengan adanya laporan ini sebuah perusahaan manufaktur bisa bisa melihat jumlah nilai persediaan yang digunakan dalam sebuah proses produksi, jumlah nilai biaya yang digunakan dalam proses produksi serta jumlah nilai biaya overhead pabrik yang keluar dalam sebuah proses produksi, dengan begitu perusahaan bisa menentukan dengan pasti berapa nilai harga pokok yang akan digunakan pada barang jadi yang telah selesai dibuat, hal ini juga tentunya akan berpengaruh pada nilai jual yang akan digunakan untuk menjual produk jadi dari hasil produksi tersebut.

 

Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi pada perusahaan manufaktur sama dengan laporan raba rugi perusahaan komersil lainnya dimana di dalamnya terdapat nilai pendapatan dan beban dalam satu periode sehingga mendapatkan nilai laba atau rugi dalam satu periode tertentu.

Laporan Neraca

Laporan neraca pada perusahaan manufaktur juga sama dengan laporan nearca perusahaan komersil lainnya dimana di dalamnya terdapat dua bagian penting yaitu aktiva dan pasiva. Aktiva ini merupakan sumber utama keuangan perusahaan karena semua aset perusahaan tercatat pada laporan ini mulai dari aktiva lancar seperti kas, bank, piutang, persediaan dan sebagainya, sedangkan pasiva adalah kewajiban [hutang] perusahaan serta modal perusahaan.

Laporan Perubahan Modal

laporan perubahan modal perusahaan manufaktur pun sama dengan laporan perubahan modal pada perusahaah komersil lainnya. Laporan ini berisi nilai modal awal, perubahan modal karena prive atau hal lainnya yang tidak berkaitan dengan kegiatan perusahaan.

Sumber : https://www.mrbfinance.com/

Metode Harga Pokok Pesanan

 

etode Penetapan Harga Pokok Pesanan dalam Akuntansi

Harga pokok pesanan adalah suatu metode pengumpulan biaya produksi untuk menentukan harga pokok produk pada perusahaan yang menghasilkan produk atas dasar pesanan.

Tujuan metode ini adalah menentukan harga pokok produk dari setiap pesanan baik harga pokok secara keseluruhan dari tiap-tiap pesanan maupun untuk per satuan.

Dalam metode ini, biaya-biaya produksi dikumpulkan untuk pesanan tertentu dan harga pokok produksi per satuan dihitung dengan cara membagi total biaya produksi untuk pesanan tersebut dengan jumlah satuan produk dalam pesanan yang bersangkutan, di mana biaya yang dikumpulkan untuk setiap pesanan/kontrak/jasa secara terpisah dan setiap pesanan dapat dipisahkan identitasnya.

harga pokok pesanan

Karakteristik Biaya Pesanan

Berikut ini adalah beberapa karakteristik yang dimiliki biaya pesanan.

a. Sifat produksinya terputus-putus tergantung pada pesanan yang diterima.
b. Bentuk produk tergantung dari spesifikasi pemesan.
c. Pengumpulan biaya produksi dilakukan pada kartu biaya pesanan,  yang memuat rincian untuk masing-masing pesanan.
d. Total biaya produksi dikalkulasi setelah pesanan selesai.
e. Biaya produksi per unit dihitung, dengan membagi total biaya   produksi dengan total unit yang dipesan.
f. Akumulasi biaya umumnya menggunakan biaya normal.
g. Produk yang sudah selesai langsung diserahkan pada pemesan.

Syarat Penentuan Harga Pokok Pesanan

Menurut Mulyadi dalam buku Akuntansi Biaya, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi dalam menentukan harga pokok pesanan, yaitu:

a. Setiap pesanan produk harus dapat dipisahkan identitasnya dengan jelas dan harus dilakukan penentuan harga pokok pesanan secara individu.

b. Biaya produksi dibagi menjadi dua golongan, yaitu biaya produksi langsung yang terdiri dari biaya bahan baku dan tenaga kerja, serta biaya produksi tidak langsung yang terdiri dari biaya-biaya produksi selain biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung.

c. Biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung dibebankan langsung pada pesanan, sedangkan biaya produksi tidak langsung dibebankan pada pesanan tertentu atas dasar tarif yang ditentukan di muka.

d. Harga pokok setiap pesanan ditentukan saat selesai pengerjaan.

e. Harga pokok persatuan produk dihitung dengan membagi jumlah biaya produksi yang dibebankan pada pesanan tertentu dengan jumlah satuan produk dalam pesanan terkait.

metode harga pokok pesanan

Cara Menghitung Harga Pokok Pesanan

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, biaya-biaya produksi akan dikumpulkan untuk pesanan tertentu dan harga pokok produksi per satuan dihitung dengan cara membagi total biaya operasi untuk pesanan tersebut dengan jumlah satuan produk dalam pesanan yang bersangkutan.

Rumus perhitungan harga pokok pesanan adalah:

Harga Pokok Pesanan = Biaya Operasi / Jumlah pesanan

Biaya operasi akan berfluktuasi dari bisnis ke bisnis dengan adanya kombinasi biaya tetap (seperti sewa gudang), dan biaya variabel yang meningkat ketika volume pesanan (seperti pengemasan) juga bertambah.

Untuk lebih memahaminya, perhatikan contoh kasus berikut:

Dalam sebulan, sebuah bisnis mengirimkan jumlah pesanan sebanyak 5.000 item.

Mari kita hitung terlebih dahulu biaya tetap dan biaya variabelnya.

Biaya tetap

  • Sewa gudang: Rp 5.000.000
  • Gaji karyawan gudang = Rp 6.500.000

= (Rp 5.000.000 + Rp 6.500.000) / 3000

= 3.833

Biaya variabel

  • Kemasan: Rp 1.200.000

= 1.200.000 / 3.000

= 400

Maka itu, jumlah harga pokok pesanan perusahaan tersebut adalah Rp 3.833 + Rp 400 = Rp 4.233

Pengumpulan Biaya Produksi dengan Metode Harga Pokok Pesanan

Pengumpulan biaya produksi dengan menggunakan metode ini dapat dilakukan dengan beberapa cara berikut:

1. Mencatat biaya bahan baku yang dibagi menjadi dua prosedur

Prosedur pencatatan pembelian bahan baku, dengan jurnal:

Persediaan bahan bakuxxxx
Utang dagang kasxxxx

 

Prosedur pencatatan pemakaian bahan baku dengan menggunakan metode mutasi persediaan.

Pada setiap pemakaian bahan baku harus diketahui pesanan mana yang menggunakannya, dengan jurnal.

Barang dalam proses – biaya bahan bakuxxxx
Persediaan bahan bakuxxxx

2. Mencatat biaya tenaga kerja tidak langsung

Langkah selanjutnya adalah dengan mencatat biaya tenaga kerja tidak langsung.

Ada dua macam jam kerja yang perlu dikumpulkan yaitu jam kerja total selama periode kerja tertentu, dan jam kerja yang digunakan untuk mengerjakan setiap pesanan.

Untuk mengumpulkan informasi jam kerja yang nantinya akan digunakan sebagai dasar dalam menentukan daftar upah, maka perusahaan harus membuat kartu hadir untuk masing-masing karyawan untuk mencatat jam kerja karyawan dalam menyelesaikan pesanan Jurnal untuk pembagian upah adalah.

Barang dalam proses- biaya tenaga kerja tidak langsungxxxx
Gaji dan upahxxxx

3. Mencatat Biaya Overhead Pabrik

Dalam metode harga pokok pesanan ini, BOP atau Biaya Overhead Pabrik harus dikenakan pada tiap pemesanan menurut tarif yang ditentukan di muka. Biaya overhead pabrik (BOP) merupakan biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan namun tidak berkaitan secara langsung dalam suatu produksi.

BOP yang terjadi selama periode satu tahun dikumpulkan kemudian di akhir tahun dibandingkan dengan yang dibebankan pada produk atas dasar tarif pencatatan BOP yang dibebankan kepada produk.

Jurnal penutupan rekening BOP yang dibebankan adalah:

Biaya overhead pabrik dibebankanxxxx
Biaya overhead pabrik sesungguhnyaxxxx

 

Pencatatan BOP yang sesungguhnya adalah:

1. Pemakaian bahan penolong

Biaya overhead pabrik sesungguhnyaxxxx
Persediaan bahan penolongxxxx

 

2. Pencatatan biaya tenaga kerja tidak langsung

Biaya overhead pabrik sesungguhnyaxxxx
Gaji dan upahxxxx

 

3. Pencatatan produk selesai

Biaya produksi yang terdapat dalam kartu harga pokok dijumlahkan dan dikeluarkan dari rekening Barang Dalam Proses dengan jurnal:

Persediaan produk jadixxxx
Barang dalam proses- biaya bahan bakuxxxx
Barang dalam proses – biaya tenaga kerja langsungxxxx
Barang dalam proses – biaya overhead pabrikxxxx

 

Di atas adalah contoh penulisan sederhana dalam penentuan harga pesanan.

Kenyataannya dalam sebuah usaha yang besar dan kompleks, akan banyak item transaksi yang harus dicatatkan sebelum sampai pada tahapan jurnal pencatatan produk selesai.

Untuk mempermudah tugas bagian keuangan serta menghindari faktor kekeliruan karena pencatatan berulang kali, Anda perlu menggunakan bantuan software akuntansi atau software accounting online semacam Jurnal.

Dengan Jurnal, Anda dapat menghitung harga pokok pesanan dengan mudah dan cepat, dengan data yang akurat hingga kelola data keluar masuk gudang dengan aplikasi gudang. Info lebih lanjut mengenai Jurnal dapat Anda lihat di sini.

Anda juga dapat menikmati akses free trial Jurnal selama 14 hari!

Saya Mau Coba Gratis Jurnal Sekarang!

atau

Saya Mau Bertanya Ke Sales Jurnal Sekarang!

Itulah penjelasan tentang metode untuk menghitung biaya harga pokok pesanan. Mudah-mudahan informasi di atas bermanfaat.

Ikuti media sosial Mekari Jurnal untuk informasi lain tentang bisnis, keuangan, dan akuntansi.


https://www.jurnal.id/id/blog/2018-metode-penetapan-harga-pokok-pesanan-pencatatan-akuntansinya/